Paulus Widiyanto (Praktisi Penyiaran, Anggota DPR)
ANATOMI SISTEM PENYIARAN
1. Lembaga penyiaran dibagi menjadi 3, yaitu :
a) Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), yang dimiliki oleh perorangan. Contoh : RCTI, SCTV, TPI, ANTV, Indosiar, dsb.
b) Lembaga Penyiaran Publik, yang dimiliki oleh publik dan untuk publik. Contoh : TVRI
c) Lembaga Penyiaran Komunitas, yang dimiliki oleh kelompok tertentu dan disiarkan kepada kelompoknya sendiri.
2. Badan Usaha/Pemilik
a. RCTI – Hary Tanoesoedibjo
b. Metro TV – Surya Paloh
c. Trans TV – Chairul Tanjung
d. TV One – Aburizal Bakrie
e. Dll
3. Izin
Setiap penyiaran wajib memilik izin penyelenggara penyiaran.
Radio memiliki izin 5 tahun.
Televisi memiliki izin 10 tahun.
4. Teknologi Penyiaran
Perkembangan teknologi sangat membantu kehidupan manusia, mulai dari bidang kedokteran, bidang komunikasi, transportasi, sampai penyiaran.
Berikut teknologi yang membantu penyiaran :
a. Gelombang Elektromagnetik
b. Satelit
c. Kabel
d. Internet
5. Content/Isi Penyiaran
Ada 3 dasar isi penyiaran, yaitu :
Informasi, Hiburan, dan Film
Formatnya pun ada news, general, kartun, news &sport, dll
6. Usaha/Dana
Televisi swasta mempunyai dana berasal dari iklan/sponsor yang membayar, iuran langganan, dsb.
Sedangkan televisi milik negara mempunyai dana berasal dari APBD, APBN, pajak masyarakat.
7. Audiences/ Penonton
Mempunyai berbagai latar belakang, yaitu :
a. Gender/jenis kelamin
b. Usia
c. Agama
d. Status sosial
e. Ekonomi
f. Pendidikan
g. Bahasa
h. Dll
Jadi, televisi harus spesifik dalam menentukan sasaran penonton yang akan dituju, serta menyesuaikan program siarannya dengan para penontonnya.
Misalnya, Metro TV yang mempunyai segmen penonton yang berpendidikan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar